Header Ads

Supaya Laku,Pelacur Bangladesh Digemukkan.....

loading...
                                                 Hashi, 17, pelacur di Bangladesh

Seakan belum cukup derita menjadi pelacur di usia muda, para penjaja seks di Bangladesh dipaksa menjadi gemuk dengan menelan pil yang diperuntukkan bagi binatang ternakan.

Tanpa tahu bahaya apa yang mengintai, sekitar 900 pelacur di wilayah kumuh Kandapara, Bangladesh, harus menelan Oradexon, sejenis steroid yang biasanya dipakai untuk menggemukkan sapi.

Salah satunya adalah Hashi, 17, yang telah menjadi pelacur sejak berusia 10 tahun. Dia mengaku, sejak dipaksa minum Oradexon oleh ibu ayamnnya, atau yang disebut sardanis di Bangladesh, nafsu makannya bertambah dan berat badannya naik dengan cepat.



Penggemukan dilakukan agar para pelacur kelihatan lebih segar, tidak seperti ketika mereka dijual oleh keluarganya ke sardanis, kurus dan pucat akibat kurang makan. Dengan postur tmbahan, pelacur di Kandapara mampu menarik banyak pelanggan.

"Saya merasa lebih sehat daripada sebelumnya dan mampu melayani banyak pelanggan, bahkan sampai 15 lelaki sehari," kata Hashi, dikutip dari Reuters.

Hashi tidak tahu bahwa ubat yang diminumnya dapat menghancurkan tubuhnya. Menurut para aktivis sosial, Oradexon atau yang disebut juga Dexamethasone dapat menyebabkan diabetes, tekanan darah tinggi, ruam kulit dan sakit kepala. Lebih parah, ubat steroid ini dapat menimbulkan ketagihan.


Setiap strip Oradexon berisi 10 pil dapat dengan mudah dibeli  di warung-warung rokok di Kandapara dengan harga 15 taka .


Prostitusi remaja marak di wilayah Kandapara yang berisikan rumah-rumah kumuh yang dipisahkan. Kebanyakan pelacur di wilayah ini dijual oleh keluarga mereka sendiri yang miskin. Termurah,kanak2 perempuan dengan hagar 20.000 taka

Dengan harga layanan termurah, iaitu 50 taka, lelaki hidung belang keluar masuk wilayah ini, untuk memuaskan nafsu serakah  mereka.
Loading...

1 ulasan:

jerit kat sini

Dikuasakan oleh Blogger.