Demi Awet Muda,Sanggup Mandi Darah

Demi Awet Muda,Sanggup Mandi Darah

Loading...

Ada-ada saja kelakuan, Elizabeth Bathory. . 
Wanita Terkejam Sepanjang Sejarah .. 
Mandi Darah Perawan Untuk Awet Muda .. 
Ngeri!! .. Sadis!! Sepanjang sejarah umat manusia tercatat nama elizabeth bathory, yaitu seorang pembunuh berantai yang memecahkan rekod pembunuhan sepanjang sejarah iaitu 650 kes pembunuhan, elizabeth bathory ini juga merupakan wanita yang mengikuti aliran setan, yangpercaya bahawa dengan mandi darah perawan akan boleh membuat awet muda .. ingin tahu lebih lanjut kisah tetang Elizabeth Bathory - Wanita Terkejam sepanjang sejarah??
Kakek buyut Elizabeth Bathory adalah Prince Stephen Bathory yang merupakan salah satu Ksatriayang memimpin pasukan Vlad Dracul ketika dia merebut kembali kekuasaan di Walachia seabad sebelumnya. Ibu bapa Elizabeth, Georges dan Anna adalah bangsawan kaya raya dan merupakan salah satu keluarga ningrat paling kaya di Hungaria saat itu.
Keluarga besarnya juga terdiri dari orang2 terpandang. Salah satu sepupunya adalah perdana menteri di Hungaria, seorang lagi adalah Kardinal. Bahkan pamannya, Stepehen kemudian menjadi Raja Poland. Namun keluarga Bathory memiliki 'sisi' lain yang lebih 'gelap' selain segala kekayaan dan popularitinya.
Disebutkan bahawa salah satu pamannya yang lain adalah seorang Satanis dan penganut Paganisme sementara seorang sepupunya yang lain mempunyai kelainan jiwa dan gemar melakukan kejahatan sexual. Thn 1575, di usia 15 tahun Elizabeth menikah dengan Count Ferencz Nadasdyyang 10 tahun lebih tua darinya.
Kerana suaminya berasal dari ningrat yang lebih rendah, maka Count Ferencz Nadasdy menggunakan nama Bathory dibelakangnya. Dengan demikian Elizabeth bisa tetap menggunakan nama keluarganya iaitu Bathory dan tidak menjadi Nadasdy. Kedua-dua pasangan tersebut kemudian tinggal di Kastil Csejthe, yg merupakan sebuah istana di atas pegunungan dengan desa Csejhte lembah di bawahnya.

Suaminya jarang mendampingi Elizabeth karena Count Ferencz lebih sering berada di medan pertempuran melawan Turki Usmani (Ottoman). Ferencz kemudian menjadi terkenal kerana keberaniannya di medan pertempuran, bahkan dianggap sebagai pahlawan di Hungaria dengan gelaran 'Black Hero of Hungary'.
Elizabeth yg masih muda tentu senantiasa merasa kesepian karena selalu ditinggal sang suami.Disebutkan dia mempunyai kebiasaan mengagumi kecantikan nya dan kemudian memiliki banyak kekasih gelap yg melayaninya selama sang suami tidak berada di tempat. Elizabeth bahkan pernah melarikan diri bersama kekasih gelapnya namun kemudian kembali lagi dan suaminya memaafkannya.
Tapi hal tersebut tidak mengurangi ketagihan Elizabeth akan kepuasan seksual. Disebutkan juga Elizabeth untuk menjadi seorang biseksual dengan melakukan hubungan lesbian dengan bibinya, Countess Klara Bathory. Elizabeth kemudian mulai terpengaruh dengan satanisme yg diajarkan oleh salah seorang pelayan terdekatnya yg bernama Dorothea Szentes yg biasa disebut Dorka.
Karena pengaruh Dorka, Bathory mulai menyenangi kepuasan seksual lewat penyiksaan yg dilakukannya terhadap pelayan2 lainnya yang masih muda. Selain Dorka, Elizabeth dibantu beberapa pelayan terdekatnya iaitu: suster Iloona Joo, pelayan lelaki Johaness Ujvari dan seorang pelayan wanita bernama Anna Darvula, yang merangkap sebagai kekasih Elizabeth. Bersama para kru S & M-nya, Elizabeth merubah kastil Csejthe menjadi pusat keganasan dan penyeksaan seksual.
Para gadis2 muda yg jadi pelayannya disiksa dengan berbagai bentuk penyiksaan seperti diikat, ditelanjangi lalu dicambuk dan juga menggunakan pelbagai alat untuk menyakiti bahagian bahagian badan yang tertentu. Tahun 1600, suaminya Ferencz meninggal dan era teror sesungguhnya bermula.
Memasuki usia 40 tahunan Elizabeth menyedari bahawa kecantikannya mulai memudar. Kulitnya mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan dan keriput yang sebenarnya lumrah di usia tersebut. Tapi Elizabeth adalah pemuja kesempurnaan dan kecantikan dan dia akan melakukan apa saja demi mempertahankan kecantikannya. Suatu saat dengan tidak sengaja seorang pelayaan wanita yg sedang menyisir rambutnya secara tidak sengaja menarik rambut Elizabeth terlalu keras.
Tarikh 30 Disember 1610, sepasukan tentera dibawah pimpinan sepupu Elizabeth sendiri, menyerbu Kastil Csejthe di malam hari. Mereka semua terkejut melihat pemandangan yg mereka temukan di dalam kastil tsb. Mayat seorang gadis yg pucat kehabisan darah tergeletak diatas meja makan, seorang gadis lagi yg masih hidup namun sekarat ditemui terikat di tiang dengan kedua-dua urat nadinya disayat hingga menitiskan darah.
Dibagian penjara ditemukan belasan gadis yg sedang ditahan menunggu giliran dibunuh. Kemudian di ruang basement ditemukan lebih dari 50 mayat yg sebagian besar sudah mulai membusuk. Selama pengadilan atas Elizabeth Bathory di tahun 1611 sekurangnya 650 daftar nama korban korbannya didapat berdasarkan laporan dari berbagai pihak.
Mulai dari keluarga2 petani hingga keluarga2 bangsawan. Elizabeth sendiri tidak pernah didatangkan di pengadilan untuk diadili secara langsung. Hanya ke 4 pelayannya yg diadili dan kemudian dihukum mati. Namun Elizabeth mendapatkan hukumannya juga. Raja Hungaria memerintahkan Elizabeth dikurung dalam kamarnya di Kastil Csejthe selama sisa hidupnya. Para pekerja kemudian dikerahkan untuk menutup semua pintu dan jendela ruang kamar Elizabeth dengan tembok dengan hanya menyisakan lubang kecil yg digunakan untuk memasukan makanan dan minuman sehari hari.





Catat Ulasan

0 Ulasan